Dikisahkan pada zaman kerajaan di nusantara..ternyata di kecamatan kedungadem.kabupaten bojonegoro.pernah ada seorang empu yang muksa disana.menurut tutur kata dari orang-orang sekitar situ..zaman dulu ada 2 orang yang bersaudara yang berasal dari kadipaten tuban,tepatnya dari rengel ia mbah surogimbal dan mbah surorejo.mereka melakukan perjalanan keselatan sampailah dia dikadipaten bojonegoro.kemudian di daerah ngasem meraka tinggal.sampai pada suatu masa..sang adik(surorejo) diperintahkan sang kakak untuk pindah ketimur.diperbukitan yang tampak tinggi itu.dan ternyata perbukitan itu sebuah gunung.kemudian gunung itu dikenal dengan sebutan gunung wakul.di atas gunung itu tumbuh subur sebuah pohon beringin besar.dimana di bewah beringin itu merupakan sumber mata air yang tak pernah kering meskipun di musim kemarau.kemudian lokasi itu lebih di kenal dengan sebutan ringin nanom.didalam keseharian mbah surorejo ahli dalam bercocok tanam ia juga mahir membuat keris.salah satu keris terkenalnya keris tilam upih dan tilam sari.didaerah situ juga sang empu mampersunting perawan desa sekitar situ dan dikaruniai 6 anak.dan dari 6 anak itu yang masih diingat..mbah surosarpan..mbah grudho..dan mbah taribun..lambat laun kemudian mbah surorejo merasa sudah saatnya untuk meninggalkan keduniawiannya maka semua keluarganya dikumpulkan didan disarankan untuk mengakhlaskan atas kepergiannya.disaat tengah malam itulah mbah surorejo melakukan pamoksaan jiwa dan raganya.bahkan sampai saat ini.bekas muksanya sang empu diberi cungkup dari ilalang.menurut warga pernah ada seorang peziarah yang memperbaiki/merenofasi cungkup itu.tak selang berapa lama datanglah angin yang sangat kencang,,,renofasipun urung dilakukan.dan dari warga sekitar sendiri juga pernah merenofasi cungkup itu,akan tetapi selang beberapa hari kemudian genting-genting cungkup berterbangan pula dihempaskan oleh angin yang sangat kencang juga.
mbah surosarpandiceritakan dari warga sekitar...sebagai mana ayah mbah surosarpan seorang empu.maka mbah surosarpan juga mewarisi sebagian dari keahlian ayahnya.dimana masa hidup mbah surosarpan juga membuat sebilah keris dipingiran sumber mata air dibawah pohon ringin yang cukup besar itu.dan sekarang tempat itu disebut sendang nanom.kemudian mbah surosarpan pun oleh warga sekitar
menyebutanya mbah pandhe nanom.dimana makam mbah surosarpan disebelah utara sendang nanom.sampai saat ini masih banyak ahli warisnya yang datang kesana.
mbah grudhonasib mbah grudho tak seberuntung mbah surosarpan.disamping makamnya kurang terawat.dimasa hidupnyapun penuh gejolak perlawanan dari kolonial masa penjajahan belanda.dimasa hidupnya pula nama tumbrasanom tercetus dan sampai saat ini masih dikumandangkan.tempat makam mbah gurdho tepat berada disebelah timur lapanga tumbrasanom kecamatan kedungadem kabupaten bojonegoro.
mbah taribundari 6 bersaudara mbah taribun memilih hidup jauh kepelosok.tepatnya didaerah duwel kecamatan kedungadem.dimasa hidup mbah taribun tak seperti saudara-saudara yang lainnya.mbah taribun memilih hidup dengan bercocok tanam sampai akir hayatnya.
Jumat, 19 Juli 2013
Senin, 14 November 2011
Warung "Ndilalah" Tuban
Tidak biasanya nama warung seperti yang saat ini anda kunjungi, apa artinya saya sendiri kurang mengerti, nama ini muncul tatkala perjalanan hidup membawa saya ke pekerjaan baru ini, dan ketika guyonan dengan teman teman tentang nama yang pantes untuk warung yang saya buka beberapa hari ini, muncul usulan nama "ndilalah", sebuah nama yang mungkin tidak biasa untuk sebuah nama warung......
"Apalah arti sebuh nama" demikian sering kita dengar.....
"Nama adalah doa" demikian yang lain mengartikan lebih dalam tentang pemberian nama.....
Untuk mengetahui lebih dalam tentang makna kata "ndilalah" saya berusaha browsing, akhirnya ketemu pengertian yang cukup baik, untuk sekedar bahan perenungan.....
“Ndilalah” adalah kosa kata basa Jawa yang memiliki pengertian adanya keterkaitan antara suatu kejadian dengan kejadian lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Seringkali digunakan untuk menyatakan kejadian yang berhubungan sebab akibat sebagaimana kebiasaan orang Jawa dalam mengait-kaitkan (uthak-atik-gathuk), biasanya, terhadap sikap atau perilaku seseorang......selengkapnya
Dengan pengertian diatas, logika sederhananya.....Orang yang buka warung mesti menyediakan/memberi makan orang, tentunya yang buka barung juga dapat makan. he he he :)
Selanjutnya.....
"Ndilalah Buka Warung"
"Warung Buka Ndilalah"
"Warung Buka Ndilalah"
"Ndilalah Warung Buka "
"Buka Warung Ndilalah " :)
Mohon Doa Restu
Tulisan dibawah ini saya kutip dari tulisan Pak Indra Kuniadi, semoga dapat memberikan motifasi kepada saya dan kepada setiap yang membaca tulisan ini tentang dahsyatnya doa ibu.
Berikut ini tulisanya :
Berikut ini tulisanya :
Salah satu motivasi terbesar saya untuk menjadi seorang entrepreneur adalah bagaimana saya bisa memberikan kehidupan yang layak bagi keluarga saya dan orang - orang yang saya cintai selain memberikan manfaat bagi orang lain. Well, orang tua saya adalah salah satu faktor terbesar dalam perjalanan kesuksesan saya. Walau pada awalnya orangtua kurang mendukung pilihan saya untuk menjadi seorang entrepreneur dengan alasan yang bisa saya pahami, namun sekarang ketika perjalanan menuju kesuksesan itu semakin terang benderang arahnya, orang tua saya adalah salah satu supporter terbesar saya untuk mencapai itu. Hm, setiap saya merasa lemah dan nyaris putus asa, dukungan merekalah yang selalu membuat saya kembali bersemangat dalam upaya saya mencapai kesuksesan. Dan setiap saya mengabarkan setiap kemajuan yang saya dapat dalam bisnis saya ini, mereka selalu mendoakan dan ikut bersyukur kepada Allah.
Ada satu kejadian yang membuat saya semakin meyakini bahwa doa orang tua, terutama Ibu itu adalah makbul dan dahsyat. Well, sejak februari lalu kami ada satu kesempatan project besar di salah satu Oil and Gas Company di Kalimantan. Project dengan nilai terbesar yang pernah kami dapat selama ini. Hampir dua bulan negoisasi berlangsung dan rasanya sulit untuk bisa menggoalkan project ini. Beberapa hari sebelumnya, tidak seperti biasanya Ibu saya telp saya untuk meminta uang kesaya untuk berobat katanya. Tidak seperti biasanya karena Alhamdulillah setiap bulan saya tidak lupa menyisihkan uang saya untuk mereka. Dan tidak lama setelah saya mengabari bahwa saya sudah mentransfer uang itu, Ibu saya sambil menangis mendoakan supaya uang yang sudah saya transfer tersebut diganti berlipat2 oleh Allah. Masya Allah, padahal uang itu tidak seberapa dan bukankah sudah kewajiban seorang anak untuk berbakti kepada Ibunya? Dan bukankah sebagai seorang anak, apapun harus dia lakukan untuk memastikan orang tuanya selalu dalam keadaan sehat.
Dua hari kemudian, saya mendapat kepastian project besar di salah satu Oil and Gas company di Kalimantan itu goal, dan nilainya lebih dari beratus kali lipat dari uang yang saya transfer kepada orang tua saya itu. Alhamdulillah, Allah memang Maha Besar.
Sumber : http://indrakurniadi.com/doa-ibu-itu-dahsyat/
Belut Goreng Makanan Khas Tuban Jawa Timur
Mungkin anda sering mendengar tentang masakan Belut Goreng Makanan Khas Tuban Jawa Timur, sementara anda ingin mencoba dan belum tahu tempatnya....
Warung "ndilalah" lokasinya mudah dijangkau, jika anda pengguna jalan jalur pantura, anda dapat meluangkan waktu sebentar untuk menikmati Belut Goreng Makanan Khas Tuban Jawa Timur di warung "ndilalah".
Berada di jalan Tuban-Semarang kilometer 3 tepatnya sebelah barat Hotel Purnama Tuban kurang lebih 500 meter dan tidak sampai SPBU Dasin atau sebelah timurnya SPBU Dasin Tuban.
Langganan:
Postingan (Atom)